Ajang World Vocational and Technical Education Development Conference 2026 Dibuka di Tianjin

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIANJIN, Tiongkok, 16 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari GLOBAL TIMES: 

Ajang World Vocational and Technical Education Development Conference 2026 resmi dibuka di Tianjin, Tiongkok utara, pada Jumat lalu. Konferensi ini dihadiri pejabat pemerintah, utusan diplomatik, serta perwakilan organisasi internasional dan lembaga pendidikan dari berbagai negara.

Dengan tema "Pendidikan dan Pelatihan Teknik dan Vokasi (TVET): Bersama Merangkul Perubahan, Merumuskan Standar, dan Menciptakan Masa Depan", ajang ini mempertemukan peserta dari berbagai negara untuk membahas transformasi serta arah masa depan pendidikan vokasi dan teknik.

Menurut pihak penyelenggara, ajang ini mencakup lima agenda utama, yakni sesi pembukaan, sidang pleno, diskusi tingkat menteri, sesi paralel, dan sesi penutupan. Selain itu, terdapat tiga acara pendamping, yaitu simposium peringatan 10 tahun Luban Workshops, pameran khusus pendidikan vokasi Tiongkok, dan babak final World Vocational Colleges Skills Competition.

Kompetisi tahun ini memiliki skala terbesar sepanjang sejarahnya, melibatkan 78 negara di lima benua, 9.391 tim, dan 36.000 peserta, menurut keterangan pihak penyelenggara. Selain empat divisi luar negeri yang sebelumnya telah tersedia, kompetisi tahun ini juga menambahkan divisi Oseania. Kompetisi tersebut turut memperkenalkan teknik kerajinan tradisional Tiongkok.

Dalam kompetisi ini, para peserta memperlihatkan nilai dan daya tarik pendidikan vokasi melalui persaingan yang mengedepankan keterampilan tingkat tinggi.

Salah satu agenda utama konferensi adalah peluncuran resmi kerangka standar pendidikan vokasi dunia yang pengembangannya dipimpin dan didorong oleh Tiongkok.

Disusun berdasarkan praktik pendidikan vokasi Tiongkok serta pengalaman berbagai negara, Framework of World Vocational and Technical Education Standards atau Kerangka Standar Pendidikan Vokasi dan Teknik Dunia ini diklaim sebagai yang pertama di dunia. Kerangka tersebut mencakup sejumlah bidang yang menjadi perhatian global dalam pendidikan vokasi, antara lain nilai-nilai, sistem, tata kelola, dukungan, dan langkah-langkah pelaksanaan.

Menurut pihak penyelenggara, kerangka tersebut dapat memperkuat pertukaran dan kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi. Inisiatif ini juga diharapkan membawa keterlibatan Tiongkok dalam pendidikan vokasi global ke tahap yang lebih maju, dari pertukaran SDM menjadi kerja sama proyek, hingga kini mengarah pada peran dalam memimpin perumusan standar.

Ajang yang berlangsung hingga Sabtu ini diadakan oleh Kementerian Pendidikan Tiongkok, Komisi Nasional Tiongkok untuk UNESCO, dan Pemerintah Kota Tianjin.

 

 

 

Berita Terkait

Ruijie Cybrey Hadirkan Solusi Jaringan UKM yang Profesional dan Mudah Digunakan di Tujuh Pasar Asia Pasifik
TUMI HADIRKAN GIFTS FOR THE JOURNEY UNTUK MUSIM LIBURAN INI
Keamanan Berbasis Teknologi Cerdas untuk Makau: CTM dan Huawei Berkolaborasi Memperkuat Keamanan Jaringan di Era AI
HMI Medical Luncurkan Identitas Merek Terbaru di Seluruh Fasilitas Medisnya di Malaysia Seiring dengan Pertumbuhan Layanan Kesehatan Lintasnegara
Lucy Liu Bergabung dengan Merz Aesthetics dalam Peluncuran “Your Time is Now”, Mendorong Perspektif Baru tentang proses penuaan yang sehat di Asia Pasifik
TMGM Dukung Konser “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Sydney sebagai Sponsor Resmi Perdagangan Finansial Daring
Putusan Pengadilan Paris tentang Fitur yang Telah Dihentikan Hanya Akan Berdampak Minimal terhadap Pelanggan Angelalign
FinDev Canada memberikan pinjaman sebesar USD 60 juta kepada Muangthai Capital demi memajukan kesetaraan gender dan investasi sektor swasta di Thailand
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Ruijie Cybrey Hadirkan Solusi Jaringan UKM yang Profesional dan Mudah Digunakan di Tujuh Pasar Asia Pasifik

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:00 WIB

TUMI HADIRKAN GIFTS FOR THE JOURNEY UNTUK MUSIM LIBURAN INI

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Ajang World Vocational and Technical Education Development Conference 2026 Dibuka di Tianjin

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Keamanan Berbasis Teknologi Cerdas untuk Makau: CTM dan Huawei Berkolaborasi Memperkuat Keamanan Jaringan di Era AI

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:54 WIB

HMI Medical Luncurkan Identitas Merek Terbaru di Seluruh Fasilitas Medisnya di Malaysia Seiring dengan Pertumbuhan Layanan Kesehatan Lintasnegara

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:07 WIB

TMGM Dukung Konser “BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR ” di Sydney sebagai Sponsor Resmi Perdagangan Finansial Daring

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:19 WIB

Putusan Pengadilan Paris tentang Fitur yang Telah Dihentikan Hanya Akan Berdampak Minimal terhadap Pelanggan Angelalign

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:38 WIB

FinDev Canada memberikan pinjaman sebesar USD 60 juta kepada Muangthai Capital demi memajukan kesetaraan gender dan investasi sektor swasta di Thailand

Berita Terbaru

Pers Rilis

TUMI HADIRKAN GIFTS FOR THE JOURNEY UNTUK MUSIM LIBURAN INI

Senin, 19 Okt 2026 - 13:00 WIB