Tim TKN Prabowo – Gibran Tuding Pertemuan Tokoh Masyarakat di Rembang Bermuatan Kampanye Politik Negatif

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 13 November 2023 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon Presiden, Prabowo Subianto bersama Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming. (Facebook.com/@Prabowo Subianto)

Pasangan Calon Presiden, Prabowo Subianto bersama Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming. (Facebook.com/@Prabowo Subianto)

APAKABARJATENG.COM – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo – Gibran terang-terangan menyebut pertemuan tokoh masyarakat di Rembang bermuatan kampanye politik negatif.

“Mereka merekayasa narasi bertopeng moral dan nilai-nilai yang ditujukan semata untuk menjatuhkan nama baik Pak Prabowo dan Mas Gibran,” kata Komandan Relawan TKN
Prabowo – Gibran, Haris Rusly Moti.

Haris Rusly Moti mengatakan, mereka penganut teori konflik sosial sebagai strategi untuk memasarkan Capres dan Cawapres yang diusungnya.

“Banyak pihak yang panik, ketika hasil survey sejumlah lembaga survey menempatkan pasangan Prabowo-Gibran di posisi teratas,” katanya, dalam keterangan tertulisnya, Senin 13 November 2023

Menurutnya, panik dan takut kalah tersebut yang melahirkan reaksi membabibuta yang ditujukan untuk menjatuhkan pasangan Prabowo – Gibran.

Baca artikel lainnya di sini : Survei Indikator Sebut Prabowo – Gibran Unggul Elektabilitas Raih 39,7 Persen di Simulasi 3 Nama Paslon

“Kami menghimbau kepada seluruh komunitas relawan pendukung pasangan Prabowo – Gibran,” kata Haris Rusly Moti.

Di bawah ini keterangan tertulis Komandan Relawan TKN Prabowo – Gibran, Haris Rusly Moti, selengkapnya, sebagai berikut:

Baca artikel lainnya, di sini: Jasa Siaran Pers Solusi untuk Kebutuhan Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media dan Setiap Hari 

Pertama, kami menghormati perbedaan pandangan politik yang disampaikan oleh sejumlah tokoh masyarakat yang mengatasnamakan Majelis Permusyawaratan Rembang.

Namun, perlu dipahami pertemuan tersebut adalah bagian dari strategi kampanye politik Pilpres yang diduga dikendalikan oleh Tim Sukses Capres tertentu.

Beberapa nama diantara tokoh masyarakat yang berkumpul tersebut adalah Tim Sukses “terselubung” Capres tertentu.

Kedua, sejumlah tokoh masyarakat yang berkumpul di Rembang tersebut sebetulnya mereka adalah “pembenci” atau “haters” nya Prabowo dalam dua kali Pilpres sebelumnya.

Mereka akan terus mencari cara untuk menjatuhkan kredibilitas Prabowo.

Beberapa nama yang berkumpul tersebut pernah tampil menjadi tim kampanye di Pilpres 2019, dengan rekam jejak sebagai spesialis kampanye negatif.

Mereka merekayasa narasi bertopeng moral dan nilai-nilai yang ditujukan semata untuk menjatuhkan nama baik Pak Prabowo dan Mas Gibran.

Ketiga, walaupun apa yang mereka sampaikan tersebut bernada pesan moral dan nilai-nilai, namun tendensinya sangat kuat mengandung “kepentingan” politik Pilpres.

Cara yang mereka gunakan adalah model kampanye negatif untuk mendelegitimasi pasangan Capres dan Cawapres Prabowo – Gibran.

Mereka memoles “kepentingan” politik Pilpres dengan isu moral dan nilai-nilai.

Keempat, mereka menjadikan sejumlah isu sebagai senjata, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi yang mengatur batas usia Capres dan Cawapres yang menguntungkan anak muda.

Seandainya Gibran tidak berpasangan dengan Prabowo, tapi berpasangan dengan Capres yang mereka usung, dipastikan beberapa dari tokoh masyarakat yang berkumpul di Rembang tersebut akan mendukung putusan MK tersebut.

Kelima, jika kita perhatikan situasi Pilpres sebelumnya, kelompok di belakang mereka tersebut sangat diuntungkan oleh rekayasa situasi konflik sosial.

Mereka panik ketika pasangan Prabowo-Gibran yang didukung oleh Koalisi Indonesia Maju beserta segenap ratusan komunitas relawan tampil sejuk dan tidak melayani konfrontasi dan provokasi yang mereka ciptakan.

Mereka penganut teori konflik sosial sebagai strategi untuk memasarkan Capres dan Cawapres yang diusungnya.

Keenam, banyak pihak yang panik, ketika hasil survey sejumlah lembaga survey menempatkan pasangan Prabowo-Gibran di posisi teratas.

Bahkan berpotensi menjadi pemenang dalam satu putaran Pilpres.

Panik dan takut kalah tersebut yang melahirkan reaksi membabibuta yang ditujukan untuk menjatuhkan pasangan Prabowo – Gibran.

Ketujuh, kami menghimbau kepada seluruh komunitas relawan pendukung pasangan Prabowo – Gibran.

Yang terdiri dari ratusan komunitas relawan Prabowo, ratusan komunitas relawan Gibran dan komunitas relawan Jokowi.

Untuk tidak terpancing dengan provokasi untuk memicu konflik sosial yang sengaja direkayasa pihak tertentu.

Kedelapan, kami menyerukan kepada seluruh kontestan Pileg dan Pilpres 2024 untuk menjaga situasi yang aman, damai, rukun sejuk serta taat pada putusan Mahkamah Konstitusi yang sudah final dan mengikat.***

Berita Terkait

Inilah 5 Manfaat Publikasi Press Release bagi Anggota DPRD, Salah Satunya Tingkatkan Citra dan Kredibilitas
Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal, Inilah Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN
Mensesneg Terima Aspirasi Mahasiwa: Pemerintah Perjuangkan Pendidikan yang Terjangkau
Sudaryono Turun Gunung dengan Pasukanya, Suara Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Langsung Jadi Moncer
Luthfi-Taj Yasin Menang Besar, Sudaryono Apresiasi Kerja Keras Pasukan Samurai dan Jangkrik di Pilgub Jateng
Pasangan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Berhasil Unggul dalam Hitung Cepat Pilkada Jateng 2024 Versi SMRC
Kader PDI Perjuangann Pramono Anung Bertemu dengan Prabowo Subianto, Begini Penjelasan Puan Maharani
Rencana Pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto Ditanggapi Presiden Jokowi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok

Jumat, 17 April 2026 - 23:49 WIB

Ant International, IFC, dan GCash Kembangkan “Sustainability Impact Scorecard” sebagai Inovasi yang Memperluas Akses Pembiayaan UMKM

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra

Jumat, 17 April 2026 - 12:50 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara

Jumat, 17 April 2026 - 07:10 WIB

Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik

Jumat, 17 April 2026 - 07:03 WIB

CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Berita Terbaru