Terdampak Bencana Banjir Paling Parah di Kendal dan Semarang, Kepala BNPB Kunjungi Lokasi

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 17 Maret 2024 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., (Dok. BNPB)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., (Dok. BNPB)

APAKABARJATENG.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., akan meninjau lokasi terdampak bencana hidrometeorologi basah yang melanda sejumlah wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Adapun lokasi yang akan dikunjungi pada hari ini Minggu (17/3) adalah Kabupaten Kendal dan Kota Semarang.

Sesuai agenda pertama yang dijadwalkan, Kepala BNPB akan mengunjungi Kabupaten Kendal guna melihat kondisi terkini dampak banjir serta memastikan penanganan bencana sudah berjalan dengan baik.

Kepala BNPB akan disambut oleh forkopimda, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal dan kepala OPD terkait.

Lokasi yang akan dikunjungi Kepala BNPB di Kendal adalah Perumahan Griya Praja Mukti, Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal.

Perumahan tersebut saat ini menjadi wilayah terakhir yang masih terendam banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) antara 30-40 sentimeter.

Baca artikel lainnya di sini : Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional, Kemhan Panen Raya Jagung di Lahan Food Estate, Cianjur, Jabar

Posisi perumahan tersebut berada setara dengan tanggul Sungai Kali Buntu, yang mana aliran airnya berhilir di area persawahan dan relatif lambat sehingga menyebabkan air lama surut.

Demi mempercepat air agar segera surut, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal telah mengerahkan tiga buah mesin pompa air.

Lihat juga konten video, di sini : TKW yang Terlantar di Malaysia Pulang ke Indonesia, Annisah Kemnali Diboyong Prabowo Subìanto

Selepas meninjau perumahan Griya Praja Mukti, Kepala BNPB kemudian akan memimpin rapat koordinasi di Kelurahan Pakauman, Kecamatan Kendal.

Di lokasi tersebut, Kepala BNPB juga akan berdialog dengan masyarakat terdampak sekaligus menyerahkan bantuan logistik dan peralatan.

Agenda selanjutnya, Kepala BNPB akan meninggalkan Kabupaten Kendal dan menuju Kota Semarang yang sempat dikepung banjir akibat cuaca ekstrem pada hari Rabu (13/3/2024).

Kehadiran Kepala BNPB di sana akan disambut oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu beserta jajaran forkopimda.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Lokasi pertama yang akan dituju Kepala BNPB adalah Kantor Kelurahan Genuksari, Kecamatan Genuk.

Di lokasi tersebut, Kepala BNPB akan mendapatkan paparan perkembangan banjir dan penanganannya oleh Camat Genuk.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Setelah itu Kepala BNPB akan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

Selepas dari Genuksari, Kepala BNPB akan melanjutkan peninjauan ke Kelurahan Trimulyo yang masih berada pada wilayah administrasi Kecamatan Genuk.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Kelurahan Trimulyo merupakan wilayah terdampak banjir paling parah.

Di lokasi tersebut, Kepala BNPB dijadwalkan akan meninjau situasi dan kondisi dampak banjir yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat.

Hasil perkembangan kaji cepat oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah, wilayah terdampak banjir di Kabupaten Kendal meliputi 6 desa 12 kelurahan di empat kecamatan.

Saat ini, wilayah yang masih terendam hanya tersisa satu, yakni Kelurahan Langenharjo di Kecamatan Kendal.

Berikutnya untuk Kota Semarang, banjir tercatat telah berdampak di enam wilayah kecamatan.

Namun hari ini sudah menurun menjadi empat wilayah kecamatan.

Kendati demikian, masih ada laporan warga yang meminta untuk dievakuasi.

Beberapa lokasi di Kota Semarang masih terendam air meskipun tren nya mulai surut di beberapa titik.

Pemerintah Kota Semarang telah membentuk posko darurat termasuk dapur umum di Balai Kota Semarang yang masih beroperasi hingga hari ini.

Selain Kabupaten Kendal dan Kota Semarang, wilayah lain di Jawa Tengah juga masih terdampak bencana hidrometeorologi basah akibat faktor cuaca meliputi;

Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara dan Kabupaten Grobogan.

BNPB akan memberikan dukungan logistik dan peralatan maupun Dana Siap Pakai (DSP) kepada masyarakat terdampak dan pemerintah kabupaten/kota yang masih berjibaku menanggulangi bencana.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Jawa Barat, Hellojateng.com

Sempatkan juga untuk. membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Infoseru.com dan Bisnisnews.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau secara serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com :
085315557788, 087815557788, 08111157788.

Berita Terkait

Gempabumi dengan Kekuatan Magnitudo 4.4 di Batang, Jawa Tengah Sebabkan Sebanyak 49 Rumah Rusak
Timbulkan Kerusakan Bangunan dan Warga Batang Luka-Luka, Gempabumi dengan Kekuatan Magnitude 4.4
Hadapi Bonus Demografi, PLSP PTMA Kelola LSP-P1 Secara Profesional Untuk Hasilkan SDM Kompeten
2 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Cilacap Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan
KPK Beri Penjelasan Resmi Terkait Beredarnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan, di Boyolali
Terjadi di Jalan Tol Semarang – Batang, Kecelakaan Beruntun di Jalur dari Arah Jakarta Menuju Semarang
Gerakan Muslim Jateng Ungkap Sejumlah Alasan Dukung Sudaryono untuk Maju Jadi Calon Gubernur
Polres Grobogan Beri Penjelasan Soal Kemunculan Gunung Berapi, Datangi Langsung Lokasi Bledug Kramesan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:02 WIB

Badan Pangan Nasional Dorong Neraca Pangan Daerah untuk Mendukung Sinergi Pengendalian Inflasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:57 WIB

Termasuk Lewat Kios Pangan, Badan Pangan Nasional Bangun Sinergi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Minggu, 9 Juni 2024 - 09:34 WIB

KAI Tambah Belasan Kereta Tambahan, Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Liburan Hari Raya Idul Adha

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:45 WIB

PT Sukses Mantap Sejahtera, PT Gunung Madu Plantations, dan PT Pemukasakti Manis Indah Belum Impor Gula

Kamis, 23 Mei 2024 - 13:59 WIB

Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global, BI Rate Tetap 6,25 Persen

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:35 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Senin, 13 Mei 2024 - 15:21 WIB

Bank Indonesia dan Bank Sentral Uni Emirat Arab Dorong Tingkatkan Mata Uang Lokal dalan Transaksi Bilateral

Rabu, 8 Mei 2024 - 14:27 WIB

Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Arah Kebijakan FED yang Penuh Ketidakpastian

Berita Terbaru