Jalur Pantura Demak – Kudus Belum Bisa Dilalui, Jalur Tersebut Merupakan Salah Satu Jalur Utama Mudik

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 27 Maret 2024 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan penanganan darurat banjir Demak masih terus melakukan giat pemompaan. (Dok. BNPB)

Tim gabungan penanganan darurat banjir Demak masih terus melakukan giat pemompaan. (Dok. BNPB)

APAKABARJATENG.COM – Hingga saat ini jalur pantura Demak-Kudus belum bisa dilalui.

Pemulihan jalur Demak-Kudus menjadi salah satu prioritas penanganan darurat.

Mengingat jalur ini merupakan salah satu jalur utama mudik lebaran.

Namun demkian, ketinggian genangan pascabanjir yang melanda wilayah Demak berangsur surut.

Demikian pula dengan jumlah warga yang mengungsi akibat kejadian banjir ini terus menurun.

Seiring dengan kembalinya para pengungsi ke rumah masing-masing.

Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Cerita Tempati Paviliun Akmil hingga Digembleng Sarwo Edhie, Kilas Balik Kebersamaan dengan SBY

Per Selasa (26/3/2024) tinggi muka air di wilayah Kecamatan Karanganyar tinggal tersisa setinggi 30 sentimeter, wilayah Cangkring Rembang setinggi 20 sentimeter, dan wilayah Kedung Banteng setinggi 50 sentimeter.

Jumlah pengungsi turun dari semula 9.130 jiwa pada Senin (25/3) menjadi 5.952 jiwa.

Baca artikel lainnya di sini : Gagal Masuk Senayan, Kini PPP Buka Pintu Terkait Kemungkinan Kedatangan Prabowo Subianto dan Gerindra

Demikian informasi berdasarkan data yang dirangkum Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sebaran para pengungsi yang masih bertahan di pengungsian pada 36 titik di lima kecamatan.

Antara lain Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Demak, Kecamatan Gajah, Kecamatan Mijen, dan Kecamatan Sayung.

Upaya penanganan tanggul memperlihatkan progres antara lain sudah selesainya perbaikan Tanggul Menur di Kecamatan Mranggen, Tanggul Sungai Wulan di Dukuh Norowito Desa Ketanjung sudah selesai diperbaiki.

Kini memasuki tahap penguatan, juga tanggul Sungai Dukuh Menawan di Desa Merak Kecamatan Dempet mencapai progres perbaikan 10 persen.

Tim gabungan penanganan darurat banjir Demak masih terus melakukan giat pemompaan.

Pada Selasa (26/3/2024) kegiatan pemompaan difokuskan pada wilayah Cangkring Kecamatan Karanganyar dengan menggunakan 10 unit pompa apung milik BPBD Provinsi Jawa Tengah.

Pemompaan juga dilaksanakan di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak.

Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) pada hari Selasa (26/3) menyemaikan 1.000 kilogram NaCl di wilayah Laut Jawa pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.

Upaya TMC dijadwalkan akan diteruskan hingga 27 Maret 2024.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Tengag, Hellojateng.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Poinnews.com  dan Surabaya24jam.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com:

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Berita Terkait

Banjir Kabupaten Grobogan, Baru Sehari Dipulihkan Jalur Rel Gubug – Karangjati Kembali Amblas
2 Perjalanan KA di Wilayah Daop 4 Semarang Dibatalkan Akibat Rel Kebanjiran di Kabupaten Grobogan
Media Online Ini Siap Bantu Terbitkan Artikel Tugas Kampus di Media Online, Khusus untuk Mahasiswa
Raih Kemenangan di 27 Pilkada Jawa Tengah, Ketua Partai Gerindra Jateng Sudaryono Dinilai Sukses
KPK Larang 5 Orang ke Luar Negeri Terkait Kasus Pencairan Kredit Usaha Perusda Bank Jepara Artha
PWI Jawa Tengah Tegaskan Dukung PWI Kongres Luar Biasa yang Memiilih Zulmansyah Sekedang
Gempabumi dengan Kekuatan Magnitudo 4.4 di Batang, Jawa Tengah Sebabkan Sebanyak 49 Rumah Rusak
Timbulkan Kerusakan Bangunan dan Warga Batang Luka-Luka, Gempabumi dengan Kekuatan Magnitude 4.4
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:32 WIB

Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:53 WIB

E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS

Berita Terbaru