BNPB Laksanakan Operasi TMC untuk Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Basah di Jawa Tengah

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 17 Maret 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bentuk ikhtiar bersama dalam upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi basah di wilayah Jawa Tengah, Pemerintah melakukan operasi TMC mulai Sabtu (16/3/2024)

Bentuk ikhtiar bersama dalam upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi basah di wilayah Jawa Tengah, Pemerintah melakukan operasi TMC mulai Sabtu (16/3/2024)

APAKABARJATENG.COM – Pemerintah melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang dimulai dari hari Sabtu (16/3/2024) dan direncanakan hingga Rabu (20/3/2024) mendatang.

Operasi TMC ini dilaksanakan atas koordinasi yang dilakukan oleh BNPB, brsama BMKG, BRIN, TNI AU, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pihak-pihak terkait lainnya.

Operasi TMC merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi basah di wilayah Jawa Tengah bagian utara.

Pada operasi TMC hari pertama ini telah dilakukan sebanyak tiga kali sortie penerbangan.

Pada tiap sortie, tim menyemai bahan Natrium Klorida (NaCl) sebanyak satu ton.

Menggunakan pesawat jenis Cesna Grand Carravan berlogo BNPB dengan nomor lambung PK-SNG dari Lanud Ahmad Yani Semarang.

Baca artikel lainnya di sini : Pencarian Pemuda Hanyut di Sungai Masih Dilanjutkan, Tim SAR Gabungan Sisir Bengawan Madiun

Sehingga total bahan semai untuk operasi TMC hari pertama ini adalah tiga ton.

Adapun sortie pertama dan kedua, pesawat yang dipiloti oleh Kapten Eggy ini mengudara dan menyemaikan bahan NaCl di atas langit perairan utara Jawa Tengah pada ketinggian jelajah 8.000 12.000 kaki.

Lihat juga konten video, di sini : Hujan dengan Intensitas Tinggi, Sebanyak 4 Kecamatan Terendam Banjir di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat

Kemudian sortie ketiga, pesawat melakukan penyemaian di atas langit Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan pada ketinggian jelajah 8.000-12.000 kaki.

Menurut rilis yang disiarkan oleh Kantor Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, wilayah Jawa Tengah masih berpotensi terjadi di hingga Senin (18/3/2024).

Cuaca ekstrem ditandai dengan hujan intensitas sedang-lebat dan disertai petir serta angin kencang.

Sebelumnya, cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah kabupaten/kota di sepanjang Pantai Utara bagian tengah.

Cuaca ekstrem telah memicu terjadinya rentetan kejadian bencana seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor.

Selain cuaca ekstrem, BMKG juga menyatakan bahwa bencana tersebut turut dipengaruhi adanya gangguan dari atmosfer sejak Rabu (13/3/2024).

Termasuk dampak tidak langsung dari kemunculan bibit siklon 91S, 94S dan 93P di Samudera Hindia wilayah selatan Indonesia.

Hasil monitoring yang dilakukan BPBD Provinsi Jawa Tengah, wilayah kabupaten/kota yang terdampak bencana hidrometeorologi basah meliputi;

Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Demak.

Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara, Kabupaten Rembang dan Kabupaten Grobogan.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Jawa Tengah Jatengraya.com

Sempatkan juga untuk. membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Halloupdate.com dan Ekbisindonesia.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau secara serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com :
085315557788, 087815557788, 08111157788.

Berita Terkait

Banjir Kabupaten Grobogan, Baru Sehari Dipulihkan Jalur Rel Gubug – Karangjati Kembali Amblas
2 Perjalanan KA di Wilayah Daop 4 Semarang Dibatalkan Akibat Rel Kebanjiran di Kabupaten Grobogan
Media Online Ini Siap Bantu Terbitkan Artikel Tugas Kampus di Media Online, Khusus untuk Mahasiswa
Raih Kemenangan di 27 Pilkada Jawa Tengah, Ketua Partai Gerindra Jateng Sudaryono Dinilai Sukses
KPK Larang 5 Orang ke Luar Negeri Terkait Kasus Pencairan Kredit Usaha Perusda Bank Jepara Artha
PWI Jawa Tengah Tegaskan Dukung PWI Kongres Luar Biasa yang Memiilih Zulmansyah Sekedang
Gempabumi dengan Kekuatan Magnitudo 4.4 di Batang, Jawa Tengah Sebabkan Sebanyak 49 Rumah Rusak
Timbulkan Kerusakan Bangunan dan Warga Batang Luka-Luka, Gempabumi dengan Kekuatan Magnitude 4.4
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:00 WIB

Hisense Lansir Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Mewujudkan Era Baru Gaya Hidup Cerdas

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:58 WIB

Haier Biomedical Tampilkan Platform Digital untuk Pengelolaan Bank Darah di Ajang ISBT Congress 2026, Perkuat Transformasi sebagai Mitra Solusi Menyeluruh

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:09 WIB

Solusi Optik dan DCI Ribbon Memungkinkan PT Jala Lintas Media (JLM) Memanfaatkan Kapasitas Jaringan Bawah Laut dan Metro Antara Indonesia dan Singapura

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:52 WIB

HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:08 WIB

FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:00 WIB

TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:25 WIB

Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record

Senin, 20 Juli 2026 - 23:43 WIB

Jazz Hipster Perkenalkan “3-Way Bookshelf Speaker” dengan Desain “Sealed Bass” untuk Tingkatkan Pengalaman Audio Desktop

Berita Terbaru